Jelang Porprov NTB 2026, Dinkes KSB Kerahkan TRC Ambulans Kawal Atlet Pelatda

Sumbawa Barat, NTBSuarajuang.online | Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menunjukkan komitmennya dalam mendukung persiapan kontingen daerah menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat Tahun 2026. Melalui layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans, Dinas Kesehatan memberikan pendampingan dan pengawalan kesehatan bagi para atlet yang tengah mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) di sejumlah cabang olahraga.

Kegiatan pendampingan kesehatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 9 hingga 10 Mei 2026. Selama pelaksanaan Pelatda, tim medis bersama armada TRC Ambulans disiagakan untuk memastikan seluruh atlet dan pelatih dapat menjalani program latihan secara aman, nyaman, dan optimal tanpa terkendala masalah kesehatan.

Kehadiran TRC Ambulans di lokasi latihan menjadi bagian dari dukungan lintas sektor dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga daerah. Selain fokus pada peningkatan kemampuan teknik dan fisik atlet, aspek kesehatan juga menjadi perhatian utama karena memiliki pengaruh besar terhadap performa dan kesiapan atlet menghadapi kompetisi.

Melalui layanan yang diberikan, tim kesehatan melakukan pemantauan kondisi fisik atlet secara berkala, memberikan penanganan awal apabila terjadi cedera atau gangguan kesehatan selama latihan, serta memastikan kesiapsiagaan medis apabila sewaktu-waktu diperlukan tindakan darurat. Armada ambulans juga disiagakan untuk memberikan pelayanan cepat apabila terjadi kondisi yang membutuhkan rujukan ke fasilitas kesehatan.

Baca Juga:  KSB Ditunjuk Jadi Pusat Pemusnahan Rokok Ilegal dan Miras se-Pulau Sumbawa

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, M.MRS., MQM., mengatakan bahwa pendampingan kesehatan selama Pelatda merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh. Menurutnya, prestasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas latihan dan kemampuan teknis atlet, tetapi juga oleh kondisi kesehatan yang terjaga dengan baik.

“Pengawalan kesehatan selama Pelatda adalah komitmen kami. Kami hadir agar setiap gangguan kesehatan bisa ditangani dengan cepat dan tepat, sehingga proses latihan tidak terganggu dan atlet tetap aman. Ini bentuk dukungan kami agar kontingen KSB tampil maksimal di ajang Porprov nanti,” ujar dr. Carlof, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa intensitas latihan yang tinggi menjelang kejuaraan sering kali meningkatkan risiko cedera, kelelahan fisik, dehidrasi, maupun gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, kehadiran tenaga kesehatan dan ambulans di lokasi latihan menjadi langkah preventif sekaligus responsif untuk memastikan setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan profesional.

Selain pelayanan medis, tim kesehatan juga memberikan edukasi kepada atlet mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama masa persiapan kompetisi. Edukasi tersebut meliputi pengaturan pola istirahat, pemenuhan kebutuhan cairan tubuh, menjaga asupan nutrisi, serta pentingnya melaporkan setiap keluhan kesehatan sedini mungkin agar tidak mengganggu program latihan.

Baca Juga:  Hadapi Defisit 1.400 Ton Ikan per Tahun, Diskan KSB Genjot Budidaya Air Tawar Berorientasi Bisnis

Menurut dr. Carlof, kesehatan atlet merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan pembinaan olahraga. Atlet yang berada dalam kondisi fisik prima akan lebih mampu menjalani program latihan dengan optimal dan memiliki peluang lebih besar untuk mencapai performa terbaik saat bertanding.

“Kami ingin memastikan para atlet mendapatkan dukungan kesehatan yang memadai sejak masa persiapan. Dengan kondisi tubuh yang sehat dan terpantau, mereka dapat fokus menjalani latihan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi,” jelasnya.

Kehadiran TRC Ambulans juga memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri para atlet maupun pelatih. Dengan adanya dukungan tenaga kesehatan yang siaga di lokasi latihan, proses pembinaan dapat berlangsung lebih tenang karena setiap kebutuhan medis dapat segera ditangani apabila diperlukan.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menilai bahwa dukungan terhadap dunia olahraga merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berprestasi. Karena itu, kolaborasi antara sektor kesehatan dan olahraga akan terus diperkuat guna menciptakan sistem pembinaan atlet yang lebih komprehensif.

Ke depan, Dinas Kesehatan KSB berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, tanggap, dan berkualitas, tidak hanya bagi masyarakat umum tetapi juga untuk mendukung berbagai kegiatan strategis daerah. Dukungan terhadap Pelatda Porprov NTB 2026 menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi sektor kesehatan dalam mendorong lahirnya prestasi olahraga yang membanggakan bagi Kabupaten Sumbawa Barat.

Baca Juga:  Dinas Perikanan KSB Verifikasi Data Penerima Asuransi Nelayan 2026, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Dengan pendampingan medis yang optimal selama masa latihan, diharapkan para atlet Kabupaten Sumbawa Barat dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan tampil kompetitif pada ajang Porprov NTB 2026. Semangat kolaborasi antara tenaga kesehatan, pelatih, dan atlet diharapkan menjadi modal penting untuk meraih prestasi terbaik serta mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. (Adv/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.