Sumbawa Barat, NTB – Suarajuang.online|Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melalui Bidang Pelayanan Mutu dan Sumber Daya Kesehatan (PMSDK) melakukan pemantauan menyeluruh terhadap kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi libur panjang Hari Raya. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, aman, dan responsif selama masa libur.
Pemantauan dilakukan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, tim PMSDK meninjau berbagai aspek penting yang berkaitan dengan kesiapan pelayanan, mulai dari pengaturan jadwal petugas piket, kesiapan ruang pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, hingga ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan yang dibutuhkan untuk menunjang pelayanan selama periode libur.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, dr. Carlof, mengatakan bahwa kesiapan fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas yang harus dipastikan menjelang libur Hari Raya. Menurutnya, momentum libur panjang biasanya diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, baik yang melakukan perjalanan mudik maupun yang berwisata, sehingga potensi kebutuhan layanan kesehatan juga cenderung meningkat.
“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat tetap siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Meskipun memasuki masa libur, pelayanan kesehatan harus tetap berjalan dengan baik sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan berkualitas ketika dibutuhkan,” ujar dr. Carlof.
Selain melakukan pemantauan terhadap kesiapan pelayanan di Puskesmas, tim PMSDK juga melakukan pengecekan langsung ke Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Sumbawa Barat. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kesiapan logistik kesehatan yang menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung kelancaran pelayanan medis selama masa libur.
Dalam pemeriksaan tersebut, tim melakukan verifikasi terhadap ketersediaan stok obat-obatan, Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), serta berbagai kebutuhan penunjang pelayanan kesehatan lainnya. Selain jumlah persediaan, kondisi penyimpanan logistik juga menjadi perhatian untuk memastikan kualitas dan keamanan produk kesehatan tetap terjaga sesuai standar.
Pihak Dinas Kesehatan memastikan bahwa seluruh stok logistik kesehatan yang tersedia berada dalam kondisi aman dan siap didistribusikan apabila sewaktu-waktu diperlukan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya peningkatan kebutuhan pelayanan medis selama periode libur Hari Raya.
Menurut dr. Carlof, kesiapan logistik kesehatan memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pelayanan. Oleh karena itu, pemantauan tidak hanya difokuskan pada aspek pelayanan di lapangan, tetapi juga pada sistem pendukung yang berada di belakang layanan, termasuk pengelolaan obat dan bahan medis.
“Ketersediaan obat-obatan dan BMHP harus dipastikan mencukupi. Kami tidak ingin ada kendala pelayanan akibat keterbatasan logistik. Karena itu, pengecekan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fasilitas kesehatan memiliki dukungan yang memadai selama masa libur,” jelasnya.
Libur Hari Raya merupakan periode yang membutuhkan perhatian khusus dari sektor kesehatan. Selain meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat, potensi terjadinya gangguan kesehatan seperti kelelahan, kecelakaan lalu lintas, penyakit infeksi, hingga kondisi kegawatdaruratan lainnya juga perlu diantisipasi sejak dini. Oleh karena itu, kesiapan tenaga kesehatan, sarana pelayanan, serta dukungan logistik menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan selama menjalani aktivitas liburan maupun perjalanan mudik. Masyarakat diharapkan memperhatikan pola istirahat yang cukup, menjaga asupan makanan dan minuman yang sehat, serta segera memanfaatkan fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gangguan kesehatan.
Melalui kegiatan pemantauan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, serta dukungan logistik yang memadai, diharapkan masyarakat dapat menjalani libur Hari Raya dengan aman, nyaman, dan sehat.
Kegiatan pemantauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan dalam memastikan seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Sumbawa Barat tetap siaga menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama masa libur. Dengan demikian, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat tetap berlangsung secara optimal tanpa hambatan yang berarti. (Adv/Red)












