UMKM Bakso Ikan Binaan Dinas Perikanan Sumbawa Barat Raup Untung Rp20 Juta di Ajang PEDA NTB

Sumbawa Barat, NTB – Suarajuang|Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) binaan Dinas Perikanan Kabupaten Sumbawa Barat semakin menunjukkan kiprahnya di tengah masyarakat. Produk olahan ikan yang dikelola Poklaksar (Kelompok Pengolahan dan Pemasaran) Maju Bersama tidak hanya dilirik industri, tetapi juga menjadi salah satu pusat magang bagi siswa dan mahasiswa dari NTB maupun provinsi lainnya.

Poklaksar Maju Bersama yang diketuai Mukmin (42), warga Telaga Bertong, Kecamatan Taliwang, kini menjelma menjadi contoh nyata keberhasilan UMKM lokal. Dengan dukungan penuh dari Dinas Perikanan, kelompok ini berhasil memanfaatkan potensi sumber daya ikan di Sumbawa Barat menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

“Awalnya kami hanya produksi kecil-kecilan untuk dijual di sekitar desa. Tapi dengan bimbingan dari Dinas Perikanan, kami belajar soal manajemen, pengemasan, pemasaran hingga menjaga kualitas produk. Alhamdulillah, sekarang produk kami makin dikenal luas,” kata Mukmin.

Baca Juga:  Satpol PP KSB dan Bea Cukai NTB Intensifkan Pengawasan Rokok Ilegal Didukung DBHCHT 2026

Salah satu momentum penting adalah ketika lapak Bakso Ikan Poklaksar Maju Bersama ikut meramaikan Pekan Daerah (PEDA) & Agro Expo ke-XVII Provinsi NTB, yang digelar di Alun-alun Kota Taliwang pada 22–27 September 2025. Dalam pameran bergengsi itu, stan mereka menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi masyarakat. Hasilnya, keuntungan yang diraih mencapai sekitar Rp20 juta selama enam hari kegiatan.

Kenaikan omzet ini tidak hanya terjadi saat bazar, tetapi juga dalam penjualan sehari-hari. Mukmin mengungkapkan, rata-rata omzet harian mereka meningkat signifikan.
“Naik pak, omzet saya dari Rp1,8 juta menjadi Rp3 juta lebih per harinya. Belum lagi menerima pesanan sekitar 230 kilogram bakso ikan per bulan dari AMNT, perusahaan tambang itu pak. Dalam bentuk pentol frozen (beku, red),” tutur Mukmin kepada wartawan, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga:  Ribuan Warga Ikuti Senam Sehat hingga Donor Darah dalam Aksi Kemanusiaan HWM Centre Peduli

Dinas Perikanan Sumbawa Barat sendiri terus mendorong keberadaan Poklaksar agar tidak hanya berhenti pada produksi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal. Melalui berbagai program, pemerintah memberikan fasilitasi mulai dari peralatan pengolahan, pelatihan peningkatan kapasitas SDM, hingga dukungan akses pemasaran.

“UMKM binaan ini membuktikan bahwa sektor perikanan punya potensi besar. Selain meningkatkan pendapatan anggota kelompok, juga menciptakan lapangan kerja baru dan menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat lain,” ujar salah satu pejabat Dinas Perikanan setempat.

Keberhasilan Poklaksar Maju Bersama juga berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal. Banyak sekolah dan perguruan tinggi yang kini menjadikan kelompok ini sebagai tempat praktik dan magang, sehingga semakin memperluas jejaring dan menambah nilai tambah dari sisi edukasi.

Baca Juga:  [Liputan Khusus] Di Tengah Desakan Publik, Kejari KSB Berpacu Menyusun Konstruksi Perkara Kasus Pokir Alsintan

Dengan capaian tersebut, harapan ke depan, Poklaksar Maju Bersama tidak hanya menjadi ikon UMKM di Sumbawa Barat, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.