Sumbawa Barat, SuaraJuang | Perwujudan Kawasan Industri Kabupaten Sumbawa Barat saat ini semakin memberikan perubahan kearah kemajuan. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Sumbawa Barat, Dr.Ir.H.W.Musyafirin.,MM, saat memenuhi undangan dari Direktur Perwilayahan Industri Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam rangka membicarakan terkait dengan percepatan pembangunan Kawasan Industri Sumbawa Barat, bertempat di Kantor PT. Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Kebayoran Baru, Jakarta pada hari Senin, 25 Maret 2024, Pukul 15.00 WIB.
Rapat tersebut dilaksanakan bertujuan untuk mengoptimalkan upaya percepatan pembangunan kawasan industri di Sumbawa Barat. Berbagai agenda strategis dibahas, termasuk pengembangan infrastruktur industri, peningkatan aksesibilitas, pengembangan SDM industri, serta penguatan kerjasama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta.

Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin., MM dalam penyampaiannya mengungkapkan “Jika kita mengulas ke belakang terdapat catatan pembentukan Kawasan industri, salah satu semangatnya terdapat Smelter di dalamnya. Sehingga perencanaan ruang untuk kawasan industri termasuk di dalamnya ada Smelter. Di penghujung tahun 2019, kami mencoba menyampaikan kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk dimasukkannya Kawasan Industri Sumbawa Barat dalam RPJM Nasional. Kita sangat berharap sekali pada waktu itu, dan alhamdulillah disetujui”, Terang Bupati
| Baca Juga: Bupati Minta Mitra Program PPM PT. AMNT Perkuat Sosialisasi Keberhasilan Program Lewat Media |
Terkait dengan siapa Pengelola Kawasan Industri yang merupakan syarat berjalannya aktifitas Kawasan Industri, Bupati menyampaikan bahwa untuk menghidupkan kawasan industri ini haruslah dipegang oleh para swasta. “Saya melihat bahwa untuk mengundang investor untuk berinvestasi di Kawasan Industri nantinya, haruslah mereka sesama investor. Ini yang saya minta kepada teman-teman untuk mendorong terwujudnya kawasan industri untuk mengundang para investor agar datang, tentu mereka yang sama sama memiliki modal besar yang bisa mengundang sesamanya,” ujarnya.
Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, ME, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan kawasan industri di Sumbawa Barat sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan sektor swasta seperti PT. AMMAN sangat penting untuk mengakselerasi pertumbuhan industri yang berkelanjutan di wilayah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kemenperin RI memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian NTB dan PT. AMNT dalam memajukan sektor industri di daerah tersebut.
“Kami siap memberikan dukungan teknis dan sumber daya yang diperlukan guna memastikan kesuksesan pembangunan kawasan industri di Sumbawa Barat,” kata Niken Triwulandari, Ketua Team Pembangunan Kawasan Industri.
Dari pihak PT. AMMAN menyatakan kesiapannya untuk terlibat aktif dalam upaya percepatan pembangunan kawasan industri di Sumbawa Barat dengan mempertimbangkan aspek bisnis dan kesiapan dari segala sektor.
“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra yang handal dalam mendukung pembangunan industri yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di daerah khususnya di Nusa Tenggara Barat,” ungkap Rahmat Makassau, Presiden Direktur PT. AMMAN.
Rapat koordinasi tersebut diakhiri dengan kesepakatan komitmen bersama antara Dinas Perindustrian NTB, Kemenperin RI, dan PT. AMNT untuk mendorong Kawasan Industri Sumbawa Barat tetap masuk dalam RPJMN 2025-2029 kemudiam selanjutnya secara bersama sama menjalankan langkah-langkah strategis yang telah disepakati guna mewujudkan visi bersama dalam pembangunan kawasan industri yang berkelanjutan dan inklusif di Sumbawa Barat. (Red)












