Sumbawa Barat, www.suarajuang.com | Kecelakaan kerja di area Tambang Batu Hijau pada 7 Februari 2023 dini hari, mendapat kritik keras dari Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang, Kabupaten Sumbawa Barat (AMANAT KSB).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh anggota AMANAT KSB, Yudi Prayudi, bahwa accident tergulingnya Haul Truck, dimana operator diduga berinisial J karayawan PT. Macmahon merupakan kelalaian dari perusahaan.
Dengan kejadian tersebut, pemuda yang kerap disapa Yudi itu menyampaikan, pemerintah seharusnya melakukan tindakan tegas kepada perusahaan, serta mengatasi persoalan kecelakaan kerja karena ini menyangkut nyawa manusia dan rentang waktunya dalam sebelun ini sudah tiga kali.

“Seperti kecelakaan kerja yang terjadi beberapa minggu lalu, dan terjadi lagi hari ini. Seharusnya ini menjadi evaluasi perusahaan, bukan malah terkesan menutup-nutupi peristiwa,” tegas Yudi.
Sementara itu keterangan pihak perusahaan bahwa mereka membenarkan telah terjadinya Accident Haul Truck 793 yang terjadi di Mining/Fit Area Batu Hijau PT. AMNT, keterangan perusahaan disampaikan melalui Pers Release yang disampaikan oleh Head Coorporate and Communication PT.AMNT, Kartika Oktaviana.
Ditempat lain, Ketua AMANAT Muh. Erry Satriyawan, SH., MH., CPLE menyampaikan rasa keperihatinannya atas beruntunnya accident yang menimpa para pekerja di lokasi kerja mining/fit area batu hijau PT. AMNT.
“Ini bukan persoalan korban selamat atau tidak, tapi sampai kapan kejadian seperti ini (baca: accident di lokasi kerja) tidak dievaluasi?, apakah harus menunggu jatuh nya korban jiwa?. Dari awal kami melihat tidak hadirnya lembaga yang memiliki otoritas melakukan pengawasan serta memberikan sanksi atau setidaknya menyampaikan secara terbuka hasil investigasi dari seluruh rangkaian kejadian ini. Accident ini sudah tidak dapat dikatakan sebagai kejadian biasa lagi, namun ini sudah menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Dirinya mengatakan dalam waktu dekat akan kembali menyurati otoritas terkait, dirinya secara personal tadi sudah menyampaikan kejadian ini (Baca: accindent HT 793) via chat whatsapp ke pihak Sekjen Kementerian ESDm, Wamenaker RI dan Komnas HAM sebagai informasi awal”. Tegas Erry.
BACA JUGA: PHK Sepihak Buntut Dari Accident HT 793 di Mining Area; MARS “Kami Akan Investigasi”.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi KSB, Mars Anugerainsyah, M.Si, saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa, (7/2/2023), menyampaikan, terkait informasi kecelakaan kerja tersebut, dirinya akan mengkonfirmasi langsung kepada pihak perusahaan.
“Kami akan konfirmasi kepada pihak perusahaan,” singkatnya.
Terpisah, Kepala Balai Pengawas Ketenagakerjaan Pulau Sumbawa, Edy S Gole mengatakan, dirinya belum mendapat laporan dari pihak perusahaan maupun Disnaker setempat. Karena untuk menindaklanjuti laporan, ada mekanisme yang diatur sesuai dengan aturan.
“Kecelakaan kerja yang tanggal 23 dan 24 Januari 2023 lalu saja belum dilaporkan oleh perusahaan. Kami akan konfirmasi dan atensi kembali accident tersebut,” pungkasnya.
Untuk diketahui, pada tanggal 23 Januari 2023 lalu, Haul Truck 793 merosot saat ngedamping di area Tambang Batu Hijau dan pada tanggal 24 Januari 2023, di area tambang Batu Hijau juga terbalik Scania Fuel Tank. (Red)












