Sumbawa Barat, NTB – Suarajuang.online | Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pendampingan pelayanan kesehatan di sejumlah Puskesmas yang berlangsung selama dua hari, pada 16–17 April 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di empat Puskesmas, yakni Puskesmas Poto Tano, Puskesmas Seteluk, Puskesmas Taliwang, dan Puskesmas Maluk. Monitoring dilakukan untuk memastikan seluruh layanan kesehatan dasar berjalan sesuai standar pelayanan yang telah ditetapkan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi fasilitas kesehatan di lapangan.
Tim Dinas Kesehatan melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek pelayanan, mulai dari pelayanan kesehatan dasar, kesiapan sumber daya manusia, pengelolaan administrasi, hingga sarana dan prasarana pendukung layanan. Hasil pemantauan tersebut nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat, H. Indra Alamsyah, S.Kep., Ns., M.Si., menjelaskan bahwa salah satu fokus utama dalam kegiatan pembinaan kali ini adalah penguatan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans yang beroperasi di masing-masing Puskesmas.
Menurutnya, layanan TRC Ambulans merupakan salah satu layanan yang memiliki peran strategis dalam memberikan pertolongan cepat kepada masyarakat, terutama dalam kondisi kegawatdaruratan maupun kebutuhan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan yang lebih lengkap.
“Fokus pembinaan diarahkan pada layanan TRC Ambulans Puskesmas, khususnya kesiapan petugas, kecepatan respons, ketepatan alur penanganan, dan proses rujukan pasien,” ujar H. Indra Alamsyah.
Ia menegaskan bahwa kualitas layanan TRC tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan armada ambulans, tetapi juga kesiapan petugas dalam memberikan respons yang cepat dan profesional. Oleh karena itu, evaluasi dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan setiap tahapan pelayanan berjalan efektif dan sesuai prosedur.
Selain itu, pihaknya juga menekankan pentingnya koordinasi dan kerja sama antarpetugas kesehatan di lingkungan Puskesmas. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang prima hanya dapat terwujud apabila seluruh unsur pelayanan bekerja secara terintegrasi dan memiliki komitmen yang sama dalam melayani masyarakat.
“Saat ini kami fokus untuk memberikan layanan TRC yang prima kepada masyarakat. Karena itu, evaluasi dan pembinaan akan terus dilakukan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan ambulans TRC secara tepat waktu, cepat, dan berkualitas,” tegasnya.
Tidak hanya berfokus pada layanan TRC Ambulans, kegiatan monitoring juga mencakup pendampingan terhadap pelayanan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) serta aspek perizinan praktik tenaga kesehatan. Dinas Kesehatan memastikan bahwa seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun tenaga kesehatan.
Tim monitoring juga melakukan pengecekan terhadap kondisi sarana dan prasarana Puskesmas. Pemeriksaan meliputi kondisi bangunan, ketersediaan ruang pelayanan, alat kesehatan, sistem pemeliharaan fasilitas, hingga kelengkapan peralatan pendukung yang digunakan dalam pelayanan sehari-hari.
Langkah tersebut dinilai penting karena kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan yang bertugas, tetapi juga didukung oleh fasilitas yang memadai dan lingkungan pelayanan yang aman serta nyaman bagi masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring, evaluasi, dan pendampingan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat berharap seluruh Puskesmas dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Berbagai temuan dan masukan yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi bahan perbaikan berkelanjutan agar pelayanan kesehatan dasar semakin efektif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
H. Indra Alamsyah menegaskan bahwa upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Menurutnya, Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Komitmen untuk terus berbenah adalah kunci menghadirkan Puskesmas yang lebih sigap, lebih tertib, dan lebih berkualitas dalam melayani masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat,” pungkasnya.
Melalui pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Barat optimistis kualitas pelayanan kesehatan akan terus meningkat, sehingga mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan kepercayaan yang lebih besar kepada masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan di fasilitas pemerintah. (Adv/Red)












