Perbaikan RLTH Tetap Jadi Program Prioritas Disperkim KSB

Sumbawa Barat, NTB suarajuang.com l  Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), tetap menjadikan Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH) menjadi salah satu prioritas utama.

Kepala Disperkim KSB, Ir. H. M. Alimin, MM, menyatakan pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat yang kurang mampu, melalui program rehab maupun pembangunan rumah baru.

“Dinas Perkim memiliki komitmen yang kuat untuk memperbaiki rumah warga yang masuk kategori RTLH, baik dengan anggaran pekerjaan rehab maupun bangun baru,” ungkapnya saat ditemui redaksi di ruang kerjanya, Senin (04/11/2024).

H. Alimin menjelaskan bahwa meski terdapat banyak program prioritas lain yang harus dikelola oleh Disperkim, program perbaikan RLTH mendapat alokasi anggaran yang signifikan setiap tahunnya.

Baca Juga:  KSB Ditunjuk Jadi Pusat Pemusnahan Rokok Ilegal dan Miras se-Pulau Sumbawa

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat KSB, terutama yang berada dibawah garis kemiskinan, dapat tinggal di rumah yang layak dan sehat,” jelasnya.

Menurut Kadis Perkim, program RLTH ini tidak hanya difokuskan pada perbaikan rumah-rumah yang sudah ada, tetapi juga mencakup pembangunan rumah baru bagi keluarga yang membutuhkan.

Program ini juga, menurut Kadis dilaksanakan melalui mekanisme bantuan langsung yang diberikan kepada masyarakat setelah melalui proses verifikasi dan pendataan yang ketat. Proses pemberian bantuan juga melibatkan unsur masyarakat.

“Selama beberapa tahun terakhir, program perbaikan RLTH ini telah membantu ratusan keluarga di KSB untuk memiliki rumah layak huni. Tahun ini, Disperkim KSB juga telah menargetkan beberapa wilayah yang paling membutuhkan bantuan, termasuk di antaranya desa-desa yang masih sulit dijangkau oleh infrastruktur,” ujar H. Alimin.

Baca Juga:  KSB Ditunjuk Jadi Pusat Pemusnahan Rokok Ilegal dan Miras se-Pulau Sumbawa

Kadis melanjutkan, program RLTH ini juga berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam hal anggaran dan kebijakan. Bantuan yang diberikan bisa berupa bahan bangunan atau anggaran untuk rehab rumah.

“Untuk pemerintah pusat biasanya ada di wilayah transmigrasi, karena memang pemerintah pusat punya peta sendiri,” tegasnya.

H. Alimin berharap bahwa program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemiskinan di KSB. Program perbaikan RLTH ini diproyeksikan akan berlanjut di tahun mendatang, dengan upaya untuk memperluas cakupan wilayah serta meningkatkan kualitas bangunan yang dihasilkan.

Baca Juga:  KSB Ditunjuk Jadi Pusat Pemusnahan Rokok Ilegal dan Miras se-Pulau Sumbawa

“Dinas Perkim KSB akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan kecamatan, untuk memastikan bahwa bantuan perbaikan rumah ini tepat sasaran,” terangnya. (SD.E)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.