Viral Video Ulat di Menu MBG SMPN 1 Taliwang, Orang Tua Desak Sanksi Tegas

Taliwang, Sumbawa Barat – SuaraJuang |Sebuah video yang memperlihatkan ulat pada menu makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 1 Taliwang mendadak viral di media sosial dan memicu kegelisahan para orang tua siswa. Program yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan gizi pelajar ini justru dikhawatirkan berpotensi mengganggu kesehatan bila pengawasan tidak dilakukan secara ketat.

Salah seorang wali murid, Yully Erlandia, mengaku prihatin dan kecewa atas temuan tersebut. Menurutnya, kasus ini mencerminkan lemahnya kontrol kualitas pada seluruh tahapan penyediaan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku, penyimpanan, hingga proses pengolahan.

Video Viral: Ditemukan Ulat Pada Makanan Yang Dibagikan Ke Siswa, Program MBG di SMPN 1 Taliwang


“Kami minta agar program MBG dihentikan sementara, lalu dilakukan evaluasi menyeluruh. Jangan sampai anak-anak menjadi korban hanya karena kelalaian dalam menjaga higienitas makanan,” ujar Yully dengan tegas.

Baca Juga:  SiLPA Rp1,14 Triliun, Santri Yusmulyadi: “Didominasi Kelebihan Pendapatan”

Tidak hanya itu, Yully juga mendesak agar pihak yang bertanggung jawab dalam pengawasan MBG, baik dari pihak sekolah maupun tim penyelenggara, segera mengambil langkah tegas. Menurutnya, jika terbukti ada kelalaian serius dari pihak penyedia katering, maka perlu dijatuhi sanksi, termasuk pemutusan kontrak kerja sama.

“Kami berharap pengawas MBG tidak hanya sebatas melakukan evaluasi, tetapi juga berani memberikan sanksi tegas kepada pihak penyedia. Kalau perlu kontraknya diputus agar menjadi pelajaran dan tidak terulang di sekolah lain,” tambahnya.

Ia pun meminta Komandan Kodim (Dandim) 1628/Sumbawa Barat, yang selama ini ikut mengawal jalannya program MBG, untuk segera turun tangan menghentikan sementara pelaksanaan program di SMPN 1 Taliwang. “Kami minta Dandim bersikap berani demi keselamatan anak-anak kami. Lebih baik dihentikan dulu, baru dijalankan kembali setelah semua prosedur benar-benar terjamin aman,” tegasnya.

Baca Juga:  Di Depan Pers, Bupati H.Amar Tegaskan: Pemerintah Tak Selalu Benar

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun dinas terkait belum memberikan keterangan resmi. Namun, masyarakat berharap agar pemerintah daerah bergerak cepat menindaklanjuti kasus ini dengan langkah konkret, mulai dari evaluasi total, peningkatan standar higienitas, hingga pemberian sanksi bagi pihak yang terbukti lalai.

Program MBG sendiri selama ini disambut baik oleh masyarakat karena memberikan manfaat bagi siswa, terutama dari sisi pemenuhan gizi. Namun, insiden ditemukannya ulat pada makanan di SMPN 1 Taliwang ini dinilai bisa merusak kepercayaan publik bila tidak segera direspons secara serius oleh pihak terkait. (Red.Invest)

Baca Juga:  Kunjungi Proyek Revitalisasi Pasar Tana Mira, Gubernur NTB Temukan Harga Cabai Melonjak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.