Sumbawa Barat, NTB -suarajuang.online|Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, menghadiri kegiatan Penanaman Serentak 1 Juta Hektar Jagung, bagian dari Program Asa Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Acara tersebut dilaksanakan oleh Panitia Gugus Ketahanan Pangan Polda NTB di Balai Benih Pertanian Kecamatan Poto Tano, Selasa (21/01/2025) pukul 09.30 WITA.
Kegiatan nasional ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Sumbawa Barat AKBP. Yasmara Harahap, Dandim 1628 Sumbawa Barat, perwakilan Kajari, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, serta para petani jagung dari Kecamatan Poto Tano.
Dalam sambutannya, Kapolres Sumbawa Barat menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat atas dukungannya. “Kegiatan ini tidak akan terwujud tanpa dukungan dari Pemkab KSB, terutama dari Pak Bupati dan Dinas Pertanian. Kami berharap setelah peluncuran ini, sinergi antara Polres, penyuluh pertanian, dan pemerintah daerah dapat terus terjalin untuk mencapai hasil yang maksimal,” ujar Kapolres.
Bupati Sumbawa Barat menegaskan pentingnya sistem gotong royong dalam mencapai keberhasilan program ketahanan pangan. Ia mengingatkan bahwa NTB pernah menjadi salah satu daerah utama penghasil pangan nasional melalui sistem pertanian gogo rancah pada tahun 1970-1980-an. “Metode gotong royong inilah yang membuat NTB menjadi dikenal sebagai Bumi Gora. Keterlibatan semua pihak, termasuk TNI dan Polri, menjadi kunci kesuksesan,” jelas Bupati.
Bupati juga mencontohkan keberhasilan Kabupaten Sumbawa Barat dalam menuntaskan 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) melalui pendekatan gotong royong. “Dengan melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan agen-agen perubahan, saya yakin swasembada pangan bisa kita capai,” tambahnya.
Di akhir kegiatan, Bupati menyerahkan bantuan sebanyak 125 ton bibit jagung kepada petani sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program ini. Kegiatan ditutup dengan penanaman simbolis oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda, menandai dimulainya Gerakan Penanaman Satu Juta Hektar Jagung di wilayah NTB. (Red/Prokopimda)












