Bupati KSB Paparkan Strategi Klaster Industri di Forum Nasional Mahasiswa Teknik

Mataram, NTB – Suarajuang|Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si, tampil sebagai pembicara utama dalam Musyawarah Nasional (Munas) Ke-III Kesatuan Mahasiswa Teknik Indonesia (KMTI) yang digelar di Dome Universitas Mataram, hari senin (07/07/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Kolaborasi dan Inovasi Mahasiswa Teknik untuk Mewujudkan Indonesia Maju dan Makmur”, serta dihadiri oleh perwakilan BEM Fakultas Teknik dari berbagai universitas di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Bupati Amar—yang juga merupakan alumni Fakultas Teknik Universitas Mataram mengapresiasi forum nasional tersebut sebagai ajang strategis untuk memperkuat kolaborasi antar mahasiswa teknik di Indonesia.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

“Tantangan di dunia keteknikan kini sangat dinamis. Jika kita tidak beradaptasi, kita akan tertinggal. Dulu semuanya serba manual, sekarang tinggal pencet. Maka, forum seperti ini penting untuk menumbuhkan daya saing dan semangat inovasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya silaturahmi yang menghasilkan nilai-nilai kemanfaatan, khususnya dalam menjawab tantangan industri dan kebutuhan masyarakat melalui pendekatan keilmuan teknik.

Pada sesi pemaparan materi, Bupati Amar menyampaikan arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dalam pengembangan ekonomi daerah berbasis klaster industri. Ia menyoroti tiga fokus utama, yaitu:

1. Klaster Pertanian Terpadu – Mendorong efisiensi dan produktivitas sektor pertanian melalui teknologi dan kelembagaan petani yang kuat.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

2. Klaster Pariwisata Lokal – Mengembangkan potensi wisata berbasis kearifan lokal untuk mendukung ekonomi kreatif.

3. Klaster Hilirisasi Industri – Mengoptimalkan Kawasan Industri Maluk sebagai pusat hilirisasi tambang dan industri penunjang lainnya.

“Kami ingin agar industrialisasi tidak hanya menjadi cerita investor besar, tapi juga menjadi pintu kesejahteraan bagi masyarakat lokal,” tutur Bupati.

Kehadiran Bupati Sumbawa Barat dalam Munas KMTI ini tidak hanya membawa inspirasi dari daerah, tetapi juga membuka ruang sinergi antara dunia akademik dan praktisi pemerintahan untuk membangun Indonesia dari pinggiran melalui inovasi teknik dan kebijakan berbasis potensi lokal. (Red/Prokopim)

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.