Sumbawa Barat, NTB-Suarajuang|Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., melanjutkan agenda Safari Ramadan dengan mengunjungi Kecamatan Poto Tano. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Darul Iman, Desa Senayan, dengan didampingi Wakil Bupati H. Hanifah, S.Pt., M.M.Inov., para kepala OPD, staf ahli, serta asisten pemerintah daerah, pada Rabu, (19/03/2025)
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu, Bupati juga menyoroti persoalan harga jagung, yang menjadi perhatian utama para petani di Poto Tano.
Cari Solusi Harga Jagung, Bupati Akan Koordinasi dengan Bulog
Bupati menyampaikan bahwa saat ini belum ada sistem pendampingan bagi petani jagung, berbeda dengan petani gabah yang mendapat bimbingan dari penyuluh pertanian. Salah satu kendala utama adalah kadar air dalam jagung, yang memengaruhi harga jual.
“Jagung harus melalui proses penjemuran dan pengeringan sebelum masuk pasar. Kita butuh alat untuk mengukur kadar airnya agar petani tidak dirugikan. Saya akan mencari solusinya, karena hampir 2.000 hektare lahan pertanian di Poto Tano ditanami jagung. Kita juga akan berkoordinasi dengan Bulog agar harga jagung lebih stabil,” ujar Bupati.
Program 100 Hari “KSB Maju” Segera Diluncurkan
Selain membahas persoalan pertanian, Bupati juga menegaskan komitmennya untuk merealisasikan program 100 hari kerja, termasuk kartu “KSB Maju” yang dijanjikan dalam kampanye.
“Dalam waktu 100 hari sejak kami dilantik, kartu ini harus sudah diterima oleh seluruh masyarakat KSB. Rencananya, program ini akan dilaunching pada 20 Mei, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional. Kami berharap dukungan penuh dari perangkat desa dan masyarakat Kecamatan Poto Tano,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah yang diambil pemerintah daerah, diharapkan persoalan harga jagung dapat segera teratasi, dan program-program unggulan untuk kesejahteraan masyarakat KSB bisa berjalan sesuai rencana. (Red)












