Sumbawa Barat Harumkan Indonesia di OGP Manila Lewat Forum Yasinan

Manila, Filipina – Suarajuang|Di penghujung masa jabatannya, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM, kembali mengukir prestasi di tingkat global dengan menghadiri Regional Meeting Open Government Partnership (OGP) Asia Pasifik 2025. Acara bergengsi ini berlangsung pada 5-7 Februari 2025 di Grand Hyatt Manila, Filipina, dan mempertemukan para pemimpin pemerintahan, masyarakat sipil, serta pembuat kebijakan dari seluruh Asia dan Pasifik.

Setelah sebelumnya hadir di ajang OGP 2023 di Tallinn, Estonia, kehadiran H. Musyafirin kali ini semakin mempertegas posisi Forum Yasinan sebagai model inovasi pemerintahan terbuka yang diakui dunia.

OGP Manila: Membahas Masa Depan Pemerintahan Terbuka

Acara dibuka secara resmi oleh Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., dengan sesi High-Level Roundtable yang mempertemukan pemimpin dari berbagai daerah untuk berbagi strategi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui prinsip pemerintahan terbuka.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Dalam forum tersebut, Bupati Sumbawa Barat mendapat kesempatan wawancara eksklusif dengan Lead OGP Local, Jose Maria Marin dan Mercedes Nasif, membahas bagaimana Forum Yasinan menjadi model sukses dalam membangun partisipasi publik dan transparansi di daerahnya.

Forum Yasinan: Model Pemerintahan Terbuka Berbasis Kearifan Lokal

Dalam pemaparannya, H. Musyafirin menjelaskan bahwa Forum Yasinan, yang berbasis pengajian rutin masyarakat, telah berkembang menjadi ruang dialog antara pemerintah dan warga. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, sekaligus memperkuat keterbukaan dan akuntabilitas pemerintahan daerah.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

“Pemerintahan terbuka tidak hanya soal transparansi, tetapi juga bagaimana membangun kapasitas masyarakat agar mereka bisa berpartisipasi secara optimal,” tegas Bupati.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar masyarakat tidak hanya memahami prinsip keterbukaan, tetapi juga mampu memberikan kritik yang konstruktif terhadap kebijakan pemerintah.

“Tanpa pemahaman yang baik, keterbukaan bisa disalahartikan sebagai ajang untuk menyerang pemerintah, bukan sebagai sarana membangun daerah bersama,” tambahnya.

Forum Yasinan Diakui Sebagai Model Global

Sebagai bentuk komitmen, Bupati Sumbawa Barat turut menandatangani deklarasi OGP Manila-Philippines, menandai bahwa Forum Yasinan resmi menjadi model pemerintahan terbuka di tingkat dunia.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Keikutsertaan Sumbawa Barat dalam OGP Manila 2025 semakin menegaskan bahwa inovasi berbasis kearifan lokal dapat menjadi inspirasi global dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, inklusif, dan akuntabel. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.