Kota Mataram, NTB – Suarajuang l Koalisi Partai Politik ‘NTB Maju Berdaya Saing’ yang dinakhodai oleh PDIP dan Partai Perindo mengusung Bakal Pasangan Calon pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024 yakni duet pasangan Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah – Dr. Ir. H. W.Musyafirin (Rohmi- Firin) kini dipastikan telah melebihi syarat ambang batas 20% syarat pencalonan kepala daerah, setelah dipastikan PKB dan PBB ikut bergabung dalam koalisi.
Liaison Officer (LO) sekaligus juru bicara paket pasangan Rohmi-Firin, Junaidi Kasum, S.Sos., mengatakan pihaknya (baca: Rohmi-Firin) memastikan telah melebihi ambang batas 20% persyaratan sebagai calon kepala daerah sebagaimana syarat dan ketentuan sesuai dengan amanat Undang-undang No:10 Tahun 2016 dan ketentuan dalam PKPU No:2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.
| Baca: Perindo Rekomendasikan Kakak Kandung TGB, Pada Pilgub NTB 2024 |
Meskipun demikian, pihaknya masih tetap mengajak parpol lain bergabung ke poros koalisi Rohmi-Firin “Sejauh ini, kami memastikan paket pasangan Rohmi-Firin adalah merupakan figur paslon pertama yang telah mengantongi syarat pencalonan melebihi ambang batas 20 %, setelah kami memastikan PKB (6 Kursi) dan PBB (2 Kursi) ikut bergabung dalam koalisi bersama PDIP (4 Kursi) dan Perindo (3 Kursi) dengan jumlah total 15 kursi atau 23% dari ketersediaan 65 kursi parpol di DPRD Propinsi NTB. Meski demikian tetap membuka ruang bagi partai lain untuk bergabung dalam koalisi Rohmi-Firin ,” ungkap Junaidi Kasum dalam siaran pers nya di Sekretariat Pemenangan Rohmi-Firin, Kota Mataram, selasa (23/07/2024).
Menurut Junaidi Kasum yang juga merupakan Ketua Umum DPD Organda NTB tersebut, menerangkan bahwa saat ini Tim Pemenangan Rohmi-Firin akan terus gencar menjalin komunikasi dengan parpol lain, termasuk dengan melibatkan petinggi parpol di internal koalisi.
| Baca juga: 2 Penghargaan Sekaligus Diberikan Oleh Presiden RI Kepada Bupati KSB. |
“Tim Pemenangan Rohmi-Firin terus menjalinkan komunikasi sangat yang intens dengan parpol-parpol lain. Bahkan, pasangan calon Ummi Rohmi dan H. Musyafirin bersama sama dengan pimpinan parpol koalisi juga gencar melakukan komunikasi (baca:lobi politik) dengan partai lain. Mudah-mudahan dengan lobi-lobi yang kami lakukan bersama partai koalisi ini tujuannya untuk semakin memperluas basis massa yang tentu saja menjadi kokoh dan memenangkan Pilgub NTB 2024 pada tanggal 27 november 2024 nanti”, yakin bang JK sapaan akrabnya.
Meski Rohmi-Firin sudah mengantongi tiket maju sebagai Calon Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024, Junaidi Kasum menekankan bahwa Rohmi-Firin masih berstatus sebagai bakal calon pasangan kepala daerah sampai saat ini, sebab baru resmi menjadi Cagub dan Cawagub saat didaftarkan ke KPU pada bulan Agustus 2024.
Adapun hasil Pemilu Legislatif (Pileg) DPRD Propinsi NTB 2024, menempatkan Partai Golkar dan Partai Gerindra sebagai partai pemenang pileg dengan sama sama memperoleh 10 (sepuluh) kursi, disusul PKS diurutan ketiga dengan memperoleh 8 (delapan) kursi, PPP dengan 7 (tujuh) kursi kemudian Partai Demokrat dan PKB sama sama meraih 6 (enam) kursi. Sementara PDIP, PAN dan Partai Nasdem sama sama meraih 4 (empat) kursi, partai Perindo dengan perolehan 3 (tiga) kursi, PBB 2 (dua) kursi dan di urutan terakhir Partai Hanura 1 (satu) kursi. (Red)












