Peningkatan PAD, Komisi II DPRD Sumbawa Barat Fokuskan Sektor Pariwisata

Sumbawa Barat, NTB suarajuang.com l Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat  sudah saatnya melirik sektor wisata sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD), selain sumber-sumber pendapatan lainnya. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Sumbawa Barat kepada media, Rabu (27/3).

Beliau menyampaikan, mengingat di Kabupaten Sumbawa barat cukup banyak kawasan wisata, namun belum tergarap secara maksimal. Menurutnya, obyek wisata akan menjadi salah satu target yang dapat meningkatkan pundi-pundi pendapatan daerah.

”Pemerintah daerah sudah saatnya melirik sektor pariwisata dan lebih fokus pada  sektor ini. Ini adaah fokus yang tepat untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Aherudin.SE.M.Si, Ketua Komisi II DPRD KSB.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Menurutnya, beberapa daerah di Indonesia seperti Bali, NTT, Jogjakarta serta daerah lainya sudah mulai mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang menjanjikan.

“Di daerah kita banyak sekali wisata alami yang dapat memacu daya tarik masyarakat lokal untuk berkunjung. Tinggal bagaimana caranya pemerintah daerah dalam pengelolaannya.  Mungkin bisa bekerja sama dengan pihak ketiga agar pariwisata ini dapat berjalan maksimal,” kata Aherudin yang kini menjadi politisi senior Gerindra.

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Aherudin berharap,  pemerintah setempat agar memaksimalkan berbagai potensi alam yang dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata guna meningkatkan pundi-pundi pendapatan asli daerah.

“Dengan memaksimalkan sektor pariwisata akan berdampak langsung pada sektor-sektor lain. Misalnya kegiatan jasa yang ada di Kawasan wisata, seperti hotel, penginapan, café dan sarana transportasi,” terangnya.

Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, sektor pariwisata harus dikembangkan dan dimanfaatkan. Pemerintah daerah sudah saatnya mulai menggali obyek-obyek wisata yang dapat dikembangkan karena berdampak luas pada peningkatan pendapatan asli daerah. (Adv/Eka)

Baca Juga:  Bersama HWM Center, 85 Anak Ikuti Khitanan Gratis di Bale Central

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini.