Sumbawa Barat, NTB suarajuang.com l Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat, Aherudin Sidik, SE, ME, Sabtu (23/3), saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan agar Pemda Sumbawa Barat memaksimalkan target output pada program kegiatan pariwisata, contohnya Mantar. Menurutnya pariwisata dirancang baik tentu dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kalau SDM dan Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM), serta Kebudayaan dan ekonomi kreatif nya jalan, maka kedepan sektor pariwisata ini akan menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sumbawa Barat,” ujarnya.
Aher, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa saat ini semua pihak harus berfikir output.
“Kita ingin memaksimalkan output dari setiap event yang kita laksanakan, dan paling tidak harus dipikirkan oleh Pemda bahwa output jangka panjang harus diperhitungkan,” tukasnya.
Aher mencontohkan keberadaan Pariwisata Mantar harus dimaksimalkan kembali, maupun destinasi pariwisata diwilayah selatan seperti sektor perhotelan, obyek wisata pantai harus digarap, karena kedepannya KSB akan menjadi daerah yang akan ramai.
Beliau juga berpendapat bahwa tidak menutup kemungkinan, Sumbawa Barat akan menjadi daerah tujuan pariwisata. Terlebih lagi dengan adanya industri smelter itu memungkinkan membutuhkan banyak hotel dan restoran.
“Jadi kita harus persiapkan segala aspeknya. Tentu menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi dinas terkait khususnya untuk menyiapkan strategi dan siapkan aksi. Dengan berkolaborasi dengan semua OPD terkait untuk memaksimalkan target output dari setiap kegiatan di program pariwisata,” ucapnya.
“Tujuan akhirnya, ketika pariwisata dan Ekonomi Kreatif berjalan maksimal seiring sejalan atas kolaborasi lintas OPD lingkup Pemda, otomatis ekonomi masyarakat akan meningkat,” pungkas Aher. (Adv/Eka)












