SuaraJuang, Sumbawa Barat l Bertempat di Masjid Agung Darussalam pelaksanaan Tablig Akbar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Bupati Sumbawa Barat menyampaikan bahwa dalam momentum hijrah di tahun 1445 Hijriyah Kabupaten Sumbawa Barat ‘Bebas Dari Riba’. Hadir dalam kesempatan tersebut anggota Tuntas Baca Al Quran (TBA) Se-Kabupaten Sumbawa Barat, para Aparatur Sipil Negara (ASN) pada masing masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup perkantoran KTC, Perwakilan Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam yakni dari kalangan Nahdathul Umat (NU), Nahdathul Wathan (NW), Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) dan Muhammadiyah). Hari Selasa (08/08) Pukul 09.00 Wita.
Bupati, dalam kesempatan menyampaikan sambutannya menegaskan bahwa dosa riba bukan saja berlaku pada orang yang memberi pinjaman saja, tetapi yang meminjam juga sama – sama mendapat dosa. “Orang yang hidup dengan riba, sama sekali tidak ada berkah dalam hidupnya, pasti dia tidak akan ada ketenangan dalam hidupnya. Mungkin tidak terasa secara langsung, tetapi Allah Swt memberikan peringatan mungkin dengan cara anaknya sakit, dan kecelakaan” ungkap Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak kepada Ibu – ibu anggota TBA, agar menjadi Agen ditengah masyarakat, bagaimana praktek riba harus dituntaskan ditengah masyarakat. “Kita harus berkomitmen untuk berani melawan riba, kita harus perangi bersama, karena praktek praktek seperti itu, bisa mengganggu keimanan kita, dan itu merupakan penyakit yang sangat meresahkan. Saya juga meminta kepada Camat dan bagian Kesra untuk memoninitoring dan evaluasi bagaimana praktek penanganan riba berlangsung ditengah masyarakat. Mari kita berbuat, karena sekecil apa pun yang kita perbuat akan mendapat balasan dari Allah SWT.” Ungkap Bupati.
Sementara itu, Ketua PW Muhammadiyah NTB Dr. TGH. Falahuddin, M.Ag selaku penceramah, dalam petikan ceramahnya memberikan apresiasi kepada Bupati Sumbawa Barat, atas ketegasannya dalam menyikapi Riba di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Saya ketika bertemu dengan beberapa Kepala Daerah, tidak ada yang setegas Bupati Sumbawa Barat dalam memerangi riba, ini sesuatu yang luar biasa dan saya tak menyangka akan keluar pernyataan tegas seperti itu dan saya setuju kalau momentum tahun baru 1445 Hijriyah kita harus hijrah dan menuntaskan riba di Kabupaten Sumbawa Barat”. Ungkap TGH. Falahuddin.
Sebagai wujud komitmen Bupati dalam memberantas riba, dalam kesempatan tersebut disalurkan sebanyak Rp. 650 Juta kepada 65 TBA Kelurahan dan Desa. Masing – masing TBA mendapatkan dana sebesar Rp 10 Juta. Dana bergulir tersebut dapat dicairkan melalui Bank NTB syariah dan dapat digunakan untuk kesejahteraan masyarakat. (Red)












