
Sumbawa Barat, www.suarajuang.com | Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., melepas Jamaah Calon Haji Kabupaten Sumbawa Barat bertempat di Masjid Agung Darussalam pada hari Sabtu (17/06).
Ikut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin, ST., unsur Forkopimda dan jajaran Pimpinan OPD. Jamaah dilepas dari Sumbawa Barat menuju Asrama Haji di Kota Mataram.
Selepas pelaksanaan shalat dzuhur, Bupati melepas secara resmi keberangkatan jamaah haji. Total Jamaah Sumbawa Barat sebanyak 112 orang yang terdiri dari pria 49 orang dan wanita 63 orang. Jamaah asal Sumbawa Barat berada pada Kelompok Terbang (Kloter) LOP 10.
TONTON: Live Streaming Live Streaming Open Government Partnership Award Nomination in Estonia 2023. ‘Yasinan Forum’ West Sumbawa Regional Governmen.
Dalam sambutan Bupati menyampaikan bahwa “Sesungguhnya Allah memanggil siapa saja yang dimemampukan. Belum tentu orang yang mampu secara finansial akan dipanggil memunaikan ibadah haji, banyak kejadian yang dapat kita lihat, oleh karenanya kita jangan sampai sombong. Kita tidak ada daya dihadapan Allah SWT, kita harus terus menjaga agar niat kita tetap bersih, demikian juga Kesehatan tetap di jaga”.

Bupati juga mengingatkan dalam kesempatan tersebut bahwa kondisi kesehatan tubuh kita juga tergantung niat dan komitmen kita dalam menjalankan ibadah haji. Ada misalnya kita lihat waktu masih dikampung halaman lemas, tetapi setiba disana sehat dan bersemangat, oleh karena itu kesehatan harus tetap dijaga dengan baik karena kesehatan menjadi kunci suksesnya pelaksanaan ibadah haji.
Perjalanan yang panjang dari musdalifah hingga melempar jumroh, harus diperhatikan kesehatan nomor 1 dan begitu pula asupan yang bergizi.
Saya berharap kepada pendamping dan tenaga kesehatan dan yang masih muda untuk senantiasa menolong, menjaga dan perhatikan yang tua.
“Saya berpesan jadilah tamu yang baik, tamu yang ikhlas, yang jujur dan yang sungguh – sungguh. Doakan kami, diri kita, doakan keluarga dan doakan daerah kita agar menjadi daerah yang baldatun toyyibatun warabbhun ghafur”, Ungkap Bupati. (Red)












